Makan Nasi Putih Bisa Bikin Gemuk? Benarkah Demikian?

 Makan Nasi Putih Bisa Bikin Gemuk? Benarkah Demikian?


Last update : Minggu, 22 Desember 2024 | 07:45 WIB

INILAHCARASEHATALAAKU.BLOGSPOT.COM - Nasi adalah makanan pokok di banyak negara Asia, termasuk Indonesia. Sayangnya, makanan yang berasal dari beras ini sering disebut bisa bikin gemuk. Benarkaah demikian?

Nasi terutama terdiri dari karbohidrat dengan 200 kalori per mangkuk dan nasi putih mengandung sekitar 45 gram karbohidrat dan sangat sedikit lemak. Nasi adalah sumber makanan untuk mendapatkan energi dengan cepat tapi sering dikritik karena indeks glikemik yang tinggi, terutama nasi putih, yang bisa menyebabkan kenaikan kada gula darah dengan cepat.

Hubungan antara konsumsi nasi dan kenaikan berat badan tidak secara langsung dan kebanyakn tergantung pada jenis nasi dan konteks pola makan secara keseluruhan. Nasi putih selalu dikaitkan dengan kenaikan berat badan dibeberapa penelitian karena indeks glikemik yang tinggi, yang bisa memicu rasa lapar dan makan berlebihan.

Baca Juga : Cara Memutihkan Wajah Secara Alami - Disini Tempatnya

Contohnya adalah riset yang dipublikasikan di International Journal of Obesity, yang menyebut kaitan antara asupan tinggi buliran rafinasi, termasuk beras putih, dan obesitas. Beras cokelat disebut lebih rendah indeks glikemik dan lebih banyak kandungan serat, vitamin, dan mineral. Serat dietnya bisa dikin kenyang lebih lama dan berpotensi mengurangi asupan kalri secara umum.

Tidak ada dampak langsung dengan berat badan

Menurut penelitian oleh Harvard Health Publishing, mengganti nasi putih dengan cokelat bisa membantu menjaga berat badan dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Semenara nasi putih diklaim makanan tinggi kalori, gula, dan lemak, yang bisa menambah berat badan. Belum lagi metode penyajian, misalnya digoreng atau dibuat nasi uduk yang ditambahkan santan.

DIlansir dari The Dailiy Star, faktor gaya hidup seperti level aktivitas fisik, kebiasaan pola makan secara umum, dan kondisi sosial ekonomi memegang peranan penting. Urbanisasi dan gaya hidup sedenter memicu angka obesitas lebih tinggi dikota besar dibanding kota kecil, dimana aktivitas fisik masih banyak dilakukan.

Sumber : www.tempo.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah 5 Contoh Latihan Koordinasi dan Manfaatnya

Manfaat Rebung untuk Kesehatan - blog inilahcarasehatalaaku

Keajaiban Daun Kelor Menurut Alami Kesehatan