6 Properti Tari Pendet dan Sejarahnya

 6 Properti Tari Pendet Dan Sejarahnya


Last update : Jum'at, 20 Desember 2024 | 08:48 WIB

INILAHCARASEHATALAAKU.BLOGSPOT.COM - Tari pendet merupakan salah satu tarian teradisional yang berasal dari Pulau Bali, Indonesia. Properti dari pendet yang dibutuhkan cukup mudah ditemukan.

Tari pendet terkenal dengan gerakannya yang lembut dan penuh makna, serta menggunakan berbagai properti yang memperindah penampilan penari.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan informasi lengkap tentang asal mula Tari Pendet, properti yang digunakan, serta gerakan yang menjadi ciri khasnya.

Asal Mula Tari Pendet

Mengutip dari Buku Panduan Guru Seni Tari, karya Eny Kusumastuti dan Milasari, tari pendet muncul pada tahun 1950 an.

Awalnya dari pendet merupakan tarian sakral yang berfungsi sebagai bagian dari ritual keagamaan si Bali yakni digunakan untuk pelengkap upacara Piodalan di Pura yang bertujuan sebagai ungkapan sukur dan hormat dalam menyambut Dewa yang turun dari Kayangan.

Namun, seiring waktu, Tari Pendet mengalami perubahan fungsi menjadi tarian penyambutan yang lebih bersifat hiburan.

Pada era 1950 an, seniman tari Bali, 1 Wayan Rindi, bersama istrinya, Ni Ketut Reneng, mengembangkan Tari Pendet menjadi tarian yang dapat dipertunjukkan dalam acara-acara non-religius.

Properti Tari Pendet

Tari Pendet tidak hanya menarik perhatian melalui gerakan yang anggun, tetapi juga melalui berbagai properti yang digunakan oleh para penarinya. Berikut adalah propeti yang umumnya digunakan dalam Tari Pendet.

Baca Juga : Cara Memutihkan Wajah Secara Alami - Disini Tempatnya!

1. Mahkota

Mahkota yang dikenakan oleh penari terbuat dari bahan kuningan dan dihiasi bunga-bunga, melambangkan keagungan dan keindahan.

2. Gelang

Gelang emas atau perak digunakan di pergelangan tangan untuk mempercantik penampilan serta memberikan kesan mewah pada gerakan tari.

3. Selendang

Selendang berwarna cerah dikenakan di pinggang penari dan digunakan dalam beberapa keluwesasn tarian.

4. Kemben

Kemben merupakan kain yang melilit tubuh bagian atas penari, memberikan kesan anggun dan elegan.

5. Bokor

Penari membawa bokor berisi bunga sebagai simbol persembahan. Bunga-bunga ini kemudian ditaburkan sebagai tanda penghormatan.

6. Tapih

Tapi atau kain panjang digunakan sebagai pakaian bawah, biasanya berwarna cerah dan dihiasi motif tradisional Bali.

Sumber : www.tempo.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah 5 Contoh Latihan Koordinasi dan Manfaatnya

Manfaat Rebung untuk Kesehatan - blog inilahcarasehatalaaku

Keajaiban Daun Kelor Menurut Alami Kesehatan